Bukan Sekadar Upacara, Polisi Titip Pesan Penting untuk 146 Pelajar SD Inpres Kujiratu

Bukan Sekadar Upacara, Polisi Titip Pesan Penting untuk 146 Pelajar SD Inpres Kujiratu

Bukan Sekadar Upacara, Polisi Titip Pesan Penting untuk 146 Pelajar SD Inpres Kujiratu


Sabu Raijua — Upacara bendera di SD Inpres Kujiratu, Desa Kujiratu, Kecamatan Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua, Senin (05/10/2026), menjadi momentum bagi Kepolisian untuk memberikan edukasi dan pesan-pesan kamtibmas kepada generasi muda. Melalui program Polisi Masuk Sekolah, Bhabinkamtibmas Polsek Sabu Timur Aipda Oscar R. Lay hadir dan bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) yang diikuti sekitar 146 peserta, terdiri dari para siswa, kepala sekolah, serta seluruh guru SD Inpres Kujiratu.


Di hadapan para siswa, Aipda Oscar R. Lay tidak hanya menyampaikan amanat upacara, tetapi juga menitipkan sejumlah pesan penting sebagai bekal bagi para pelajar dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Para siswa diingatkan untuk selalu disiplin, rajin belajar, mematuhi tata tertib sekolah, serta menghormati guru dan orang tua. Sikap disiplin dan perilaku baik sejak dini dinilai menjadi salah satu kunci dalam membentuk karakter generasi yang bertanggung jawab.


“Jadilah anak yang disiplin, rajin belajar, hormati guru dan orang tua. Jadikan sekolah sebagai tempat untuk belajar dan meraih cita-cita,” pesan Aipda Oscar kepada para pelajar.


Tidak kalah penting, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai bahaya bullying, kekerasan dan perkelahian. Polisi mengajak seluruh pelajar untuk saling menghargai, menjaga persahabatan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti teman baik secara fisik maupun verbal.


Edukasi juga diarahkan pada upaya pencegahan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba. Para pelajar diminta untuk menjauhi minuman keras, narkoba, obat-obatan terlarang maupun kebiasaan menghirup lem atau ngelem yang dapat membahayakan kesehatan dan merusak masa depan.

Bhabinkamtibmas juga mengajak pihak sekolah untuk terus membangun lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman. Guru dan orang tua diharapkan dapat bersama-sama melakukan pengawasan serta memberikan pendampingan kepada anak-anak agar terhindar dari berbagai bentuk ancaman dan pengaruh negatif.

Kehadiran polisi di sekolah diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi positif dengan para pelajar. Dengan pendekatan edukatif dan humanis, Polri terus mendorong lahirnya generasi muda yang disiplin, berkarakter, berprestasi, serta mampu menjaga diri dan lingkungannya.