Warga Kelurahan Belo Rasakan Manfaat Nyata Sumur Bor Bantuan Polda NTT, Pengeluaran Bulanan Air Bersih Anjlok Signifikan

Warga Kelurahan Belo Rasakan Manfaat Nyata Sumur Bor Bantuan Polda NTT, Pengeluaran Bulanan Air Bersih Anjlok Signifikan

Warga Kelurahan Belo Rasakan Manfaat Nyata Sumur Bor Bantuan Polda NTT, Pengeluaran Bulanan Air Bersih Anjlok Signifikan

Kupang, NTT — Kehadiran bantuan fasilitas air bersih berupa sumur bor dari Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) di Kelurahan Belo, Kota Kupang, disambut penuh rasa syukur dan sukacita oleh masyarakat setempat. Bantuan ini dinilai menjadi solusi fundamental yang berhasil mengatasi krisis air bersih yang telah lama membebani warga.

Hal tersebut diungkapkan oleh perwakilan masyarakat Kelurahan Belo, Alfons Funai, dalam acara peresmian dan penyerahan bantuan sosial yang turut dihadiri oleh jajaran petinggi Polda NTT dan Polres Kupang Kota.

Menurut Alfons, sebelum adanya bantuan sumur bor ini, warga setempat mengalami kesulitan yang luar biasa dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Warga bahkan harus merogoh kocek yang cukup banyak untuk membeli air tangki.

"Tadi malam kita bincang-bincang dengan bapak-bapak dari Polresta Kupang kota, kami di sini itu sebelum sumur bor, pengeluaran khusus air bersih sekitar 200 hampir sampai 300 ribu rupiah. Ini memang bagi sebagian masyarakat yang lain mungkin hal yang biasa, tapi bagi kami sangat-sangat memberatkan," ungkap Alfons Funai di hadapan para hadirin. 

Kendati bantuan tersebut baru diresmikan secara resmi pada hari itu, Alfons menyebutkan bahwa warga sebenarnya telah menikmati hasilnya sejak tiga bulan lalu. Dampak finansial yang dirasakan pun sangat drastis dan meringankan beban ekonomi keluarga.

"Perbandingan pengeluaran sebelum bantuan hampir 200 sampai 300 ribu rupiah, tetapi setelah bantuan, sudah 3 bulan kami cukup mengeluarkan 30.000 dalam satu bulan. Ini yang memang sangat luar biasa yang kami rasakan," tambahnya.

Alfons mewakili warga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih mendalam kepada Kapolda NTT beserta tim yang telah bergerak cepat merespons kebutuhan masyarakat, mulai dari tahap survei hingga terealisasinya bantuan tersebut.

Senada dengan Alfons, Ketua RT 22 Kelurahan Belo Ofris Kaseh juga mengungkapkan rasa syukurnya. Ia menuturkan bahwa proses pengajuan permohonan sumur bor di wilayahnya direspons dengan sangat cepat oleh pihak kepolisian tanpa menunggu waktu lama.

"Surat saya masuk itu tidak sampai satu minggu, langsung direspons dengan begitu cepat. Tim langsung turun survei lapangan. Bapak Babin yang aktif luar biasa mensurvei lapangan, koordinasi, dan kami mendapatkan bantuan itu," ujar Ketua RT 22.

Selain sumur bor, warga juga merasakan dampak positif lain dari program kepolisian, yakni pemasangan lampu jalan yang berhasil menekan angka kriminalitas di lingkungan mereka.

"Sejak bantuan lampu jalan dari Bapak Kapolda, tidak ada lagi pencurian. Kami sangat rasakan hal yang luar biasa," pungkas Ketua RT 22 penuh syukur.

Melalui uluran tangan dan perhatian nyata dari institusi kepolisian ini, masyarakat Kelurahan Belo berharap agar Polda NTT dan jajarannya senantiasa diberikan perlindungan serta keberkahan dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.