803 Kecelakaan Terjadi di NTT Sepanjang 2025, Polres Sabu Raijua Gencarkan Operasi Patuh Turangga 2026

803 Kecelakaan Terjadi di NTT Sepanjang 2025, Polres Sabu Raijua Gencarkan Operasi Patuh Turangga 2026

803 Kecelakaan Terjadi di NTT Sepanjang 2025, Polres Sabu Raijua Gencarkan Operasi Patuh Turangga 2026


Sabu Raijua – Menyikapi tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Polres Sabu Raijua menggelar Upacara Gelar Pasukan Operasi Patuh Turangga 2026 di Lapangan Mako Polres Sabu Raijua, Senin (26/10/2026), pukul 08.00 WITA.
Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Sabu Raijua, AKBP Paulus Naatonis, S.I.P., M.H., selaku Inspektur Upacara. Kegiatan ini menjadi bentuk kesiapan personel dalam mendukung pelaksanaan operasi kepolisian guna meningkatkan disiplin masyarakat serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).


Berdasarkan data aplikasi Integrated Road Safety Management System (IRSMS) yang dikelola Direktorat Lalu Lintas Polda NTT, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 803 kejadian kecelakaan lalu lintas. Angka tersebut meningkat 145 kejadian atau sekitar 22 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 658 kejadian.
Dari total kecelakaan pada tahun 2025, tercatat 148 orang meninggal dunia, 658 orang mengalami luka berat, dan 1.019 orang mengalami luka ringan.


Sementara itu, jumlah pelanggaran lalu lintas pada tahun 2025 mencapai 14.280 pelanggaran. Angka tersebut menurun sebanyak 1.491 pelanggaran atau sekitar 9 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 15.771 pelanggaran.
Data tersebut menjadi pengingat bahwa kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas perlu terus ditingkatkan untuk mencegah terjadinya kecelakaan serta melindungi keselamatan seluruh pengguna jalan.


Operasi Patuh Turangga 2026 mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan.” Operasi ini berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, dengan mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan represif yang humanis serta edukatif.


Dalam pelaksanaannya, Polres Sabu Raijua akan mengedepankan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, mengenakan sabuk keselamatan bagi pengemudi mobil, mematuhi rambu-rambu, serta tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Kapolres Sabu Raijua juga mengharapkan seluruh personel yang terlibat agar melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab, serta memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait demi mendukung keberhasilan operasi.

Upacara gelar pasukan tersebut turut dihadiri Wakapolres Sabu Raijua Kompol Abd. Basid Algadri, S.Sos., M.M., pejabat utama Polres Sabu Raijua, serta perwakilan TNI, Kejaksaan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Samsat, dan instansi terkait lainnya. Kegiatan berakhir pada pukul 08.30 WITA dalam keadaan aman dan terkendali.


Melalui Operasi Patuh Turangga 2026, Polres Sabu Raijua mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara. Tertib berlalu lintas bukan sekadar menghindari sanksi, tetapi merupakan wujud kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri, keluarga, dan sesama pengguna jalan.