Doa dari Pulau Sabu untuk Flores, Polres Sabu Raijua Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Doa dari Pulau Sabu untuk Flores, Polres Sabu Raijua Gelar Doa Bersama Lintas Agama

 

Sabu Raijua — Kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Flores terus ditunjukkan keluarga besar Polres Sabu Raijua. Pada Senin (24/8/2026), jajaran Polres Sabu Raijua bersama masyarakat melaksanakan rangkaian doa bersama lintas agama sebagai bentuk dukungan moril bagi para korban dan masyarakat yang terdampak bencana.

Doa bersama dilaksanakan oleh umat Muslim di Masjid An-Nur Seba melalui Sholat Istighosah, zikir dan doa yang dipimpin Imam Masjid An-Nur Seba, H. Muhamad Yasin Alboneh. Kegiatan tersebut diikuti personel Polres Sabu Raijua yang beragama Islam, Kapolsek Sabu Barat AKP Muhamad Nawawi, S.H., Kabag Log AKP Misbar, S.H., para tokoh agama serta jamaah Masjid An-Nur Seba.

Pada waktu yang sama, umat Kristiani Polres Sabu Raijua dan Polsek jajaran juga melaksanakan doa bersama di Gereja GMIT Pniel Menia, Desa Menia, Kecamatan Sabu Barat. Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Majelis Jemaat Gereja Pniel Menia, Pdt. Rosalin Radja Haba, S.Th., bersama Frater Ifas Fander dan dihadiri Kapolres Sabu Raijua AKBP Paulus Naatonis, S.I.P., M.H., para pejabat utama, Kapolsek jajaran serta personel Polres Sabu Raijua.

Sementara itu, personel Polres Sabu Raijua yang beragama Hindu turut memanjatkan doa khusus bagi masyarakat Flores yang terdampak bencana. Doa dipimpin Kasie Humas Polres Sabu Raijua IPTU I Made Subrata dengan penuh khidmat dan ketulusan.

Dalam seluruh rangkaian doa tersebut, dipanjatkan harapan agar masyarakat yang terdampak bencana diberikan keselamatan, kesehatan, kekuatan, kesabaran dan ketabahan. Doa juga ditujukan bagi para korban yang meninggal dunia agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah.

Kegiatan doa bersama lintas agama ini menjadi gambaran kuatnya semangat toleransi, persaudaraan dan kemanusiaan di lingkungan Polres Sabu Raijua. Perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian dan memberikan dukungan kepada saudara-saudara di Flores.

Kapolres Sabu Raijua bersama seluruh jajaran berharap dukungan moril dan doa dari Pulau Sabu dapat menjadi penguat bagi masyarakat Flores yang sedang menghadapi masa sulit. Semoga proses penanganan dan pemulihan pascabencana berjalan aman dan lancar, serta Flores segera bangkit dan pulih.

Dari Pulau Sabu untuk Flores, doa dan kepedulian terus mengalir.