Polsek Sabu Timur Mediasi Perselisihan Dua Pemuda
Polsek Sabu Timur Mediasi Perselisihan Dua Pemuda
Sabu Raijua – Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi penengah dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi di lingkungan masyarakat. Hal tersebut ditunjukkan oleh personel Polsek Sabu Timur melalui mediasi kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan dua pemuda di wilayah Kecamatan Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua, Minggu (1/11/2026).
Peristiwa tersebut bermula ketika seorang pemuda berinisial R.L.T. (16), warga Desa Kujiratu, mendatangi Mako Polsek Sabu Timur sekitar pukul 15.25 Wita untuk melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya. Dalam keterangannya, korban menyampaikan bahwa dirinya diduga dianiaya oleh Y. W. T (18), warga Desa Bodae, Kecamatan Sabu Timur. Kejadian tersebut berlangsung di kios milik Lamber Kota, Desa Keliha, Kecamatan Sabu Timur.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket Polsek Sabu Timur Regu I bergerak cepat dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) serta membawa terlapor ke Mako Polsek Sabu Timur untuk dipertemukan dengan korban.
Melalui pendekatan humanis dan komunikasi yang baik, personel Polsek Sabu Timur kemudian memfasilitasi proses mediasi antara kedua belah pihak.
Dalam proses tersebut, kedua pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan yang dituangkan dalam surat pernyataan sebagai bentuk kesepakatan bersama.
Langkah ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga berupaya membangun komunikasi, memberikan solusi, serta menjaga hubungan persaudaraan agar tetap terjalin dengan baik.
Polsek Sabu Timur juga mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar mampu mengendalikan emosi, menghindari tindakan kekerasan, dan mengutamakan penyelesaian setiap persoalan melalui komunikasi yang baik.
Karena kedamaian bukan hanya tentang tidak adanya pertikaian, tetapi juga tentang bagaimana kita menjaga persaudaraan, saling menghargai, dan hidup berdampingan dengan penuh rasa aman.


