Polda NTT Torehkan Rekor MURI Dunia, Pelopor Terapi Kesehatan Mental bagi Anggota dan Masyarakat
Kupang, Sabtu (4/7/2026) – Polda Nusa Tenggara Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional bahkan dunia. Bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda NTT resmi menerima dua penghargaan Rekor MURI Dunia atas inovasi pelayanan kesehatan mental melalui metode USEFT: Ultimate The Source Body, Mind, Soul Emotional Freedom Technique) yang telah menjangkau ribuan anggota Polri dan masyarakat.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Opsnal Museum Rekor Indonesia (MURI), Yusuf Ngadri, kepada Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. di Mapolda NTT, Sabtu (4/7/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., Ketua Bhayangkari Daerah NTT beserta pengurus, para Pejabat Utama Polda NTT, Direktur SBMS sekaligus Praktisi USEFT Coach Agus E.H. beserta istri, para terapis, serta tamu undangan lainnya.
Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri, mengawali sambutannya dengan mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesempatan menghadiri salah satu rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 di Polda NTT.
"Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan terima kasih kepada Bapak Kapolda beserta seluruh jajaran yang telah berkenan memfasilitasi MURI untuk menyaksikan secara langsung salah satu rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polda NTT," ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh insan Bhayangkara.
"Dirgahayu Kepolisian Negara Republik Indonesia. Semoga melalui 80 tahun pengabdian kepada masyarakat, Polri semakin memperteguh semangat dan komitmennya dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat secara profesional," katanya.
Yusuf menjelaskan, berdasarkan hasil verifikasi MURI, pelayanan terapi USEFT yang dilaksanakan Polda NTT sejak 12 Juni 2026 telah digelar secara berseri di 22 lokasi satuan kerja di lingkungan Polda NTT dan berhasil melayani 11.663 anggota Polri serta masyarakat.
Atas capaian tersebut, MURI menetapkan dua rekor sekaligus kepada Polda NTT, yakni sebagai Polda pertama yang menerapkan terapi kesehatan mental kepada anggota Polri dan masyarakat (melalui metode USEFT: Ultimate The Source Body, Mind, Soul Emotional Freedom Technique) serta pelaksanaan terapi kesehatan mental secara seri dengan jumlah peserta terbanyak.
"Dengan ini MURI menyatakan dan mencatat capaian tersebut sebagai Rekor Dunia. Penghargaan ini kami persembahkan kepada Bapak Kapolda NTT sebagai penggagas dan penyelenggara pelayanan terapi metode USEFT," ungkap Yusuf Ngadri.
Sementara itu, Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan MURI. Menurutnya, penghargaan tersebut bukanlah tujuan utama, melainkan menjadi penanda bahwa Polri terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Bagi kami, penghargaan Rekor MURI ini bukanlah tujuan utama. Penghargaan ini hanyalah sebuah penanda bahwa ada ikhtiar yang sedang kita lakukan bersama untuk menghadirkan manfaat bagi sesama," ujar Kapolda.
Kapolda menegaskan, program terapi kesehatan mental melalui metode USEFT lahir dari kepedulian terhadap pentingnya kesehatan mental, baik bagi anggota Polri yang setiap hari menghadapi tekanan tugas maupun masyarakat yang membutuhkan pendampingan psikologis.
Menurutnya, anggota Polri yang sehat secara mental akan mampu memberikan pelayanan yang lebih humanis, penuh empati, serta menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. Karena itu, penguatan kesehatan mental menjadi bagian penting dalam membangun institusi Polri yang semakin profesional dan Presisi.
Kapolda berharap inovasi tersebut tidak berhenti hanya pada pencapaian rekor, tetapi mampu menginspirasi semakin banyak anggota Polri untuk menjadi penggerak dalam memberikan dukungan kesehatan mental kepada sesama.
"Kami berharap semakin banyak anggota Polri yang tergerak menjadi penolong, menjadi pendengar, menjadi penguat bagi sesama. Menjaga kesehatan mental bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama," ungkapnya.
Penghargaan Rekor MURI tersebut menjadi catatan sejarah baru bagi Polda NTT sekaligus mempertegas komitmen institusi dalam menghadirkan inovasi pelayanan yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan mental sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
#NttPenuhKasih


