Dipicu Chat WhatsApp, Perselisihan Dua Warga di Sabu Barat Berakhir Damai di Mediasi Polisi
Sabu Raijua – Perselisihan antara dua warga yang dipicu persoalan komunikasi melalui aplikasi WhatsApp akhirnya berhasil diselesaikan secara damai melalui mediasi yang dilakukan Kapolsek Sabu Barat AKP Muhamad Nawawi, S.H., bersama anggota piket di Mapolsek Sabu Barat, Sabtu malam (29/8/2026).
Sebelumnya, perselisihan tersebut sempat berujung pada dugaan penganiayaan yang terjadi sekitar pukul 18.40 Wita di cabang jalan masuk SMKN 1 Sabu Barat, Desa Menia, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua. Permasalahan bermula setelah salah satu pihak mengetahui adanya komunikasi melalui aplikasi WhatsApp antara istrinya dengan pihak lainnya yang dinilai tidak pantas. Persoalan tersebut kemudian memicu emosi dan berujung pada terjadinya perselisihan antara kedua belah pihak.
Dalam kejadian tersebut, salah satu pihak mengalami tindakan pemukulan. Setelah itu, permasalahan tersebut dibawa ke Polsek Sabu Barat untuk mendapatkan penyelesaian. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolsek Sabu Barat AKP Muhamad Nawawi, S.H., bersama anggota piket kemudian mempertemukan kedua belah pihak dan melakukan mediasi secara kekeluargaan.
Dalam proses mediasi, kedua belah pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan persoalan masing-masing. Setelah melalui musyawarah, kedua pihak akhirnya sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara damai.
Pihak yang terlibat dalam komunikasi WhatsApp tersebut mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Sementara pihak lainnya menerima permintaan maaf dan sepakat untuk memaafkan serta menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
Sebagai bentuk kesepakatan bersama, kedua belah pihak juga membuat surat pernyataan perdamaian yang disepakati tanpa adanya tekanan maupun paksaan dari pihak mana pun.
Kapolsek Sabu Barat AKP Muhamad Nawawi, S.H., mengedepankan pendekatan persuasif dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan tersebut sehingga situasi dapat kembali kondusif.
Melalui penyelesaian secara damai tersebut, Polsek Sabu Barat berharap masyarakat dapat mengedepankan komunikasi yang baik dan tidak mudah terpancing emosi dalam menghadapi setiap persoalan.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, melainkan menyerahkan setiap persoalan kepada pihak yang berwenang atau menyelesaikannya melalui musyawarah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan tercapainya kesepakatan perdamaian, kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan dan menjaga hubungan baik demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Sabu Barat.


