Dalam rangka membina generasi muda serta memperkuat kesadaran hukum di kalangan pelajar, Satuan Binmas Polres Sabu Raijua melaksanakan kegiatan Upacara Bendera Program Polisi Masuk Sekolah
Sabu Raijua – Dalam rangka membina generasi muda serta memperkuat kesadaran hukum di kalangan pelajar, Satuan Binmas Polres Sabu Raijua melaksanakan kegiatan Upacara Bendera Program Polisi Masuk Sekolah pada Senin, 2 Maret 2026, pukul 07.15 Wita, bertempat di SMPN 2 Hawu Mehara, Desa Daieko, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Hawu Mehara IPTU Karel Riwu selaku Inspektur Upacara, didampingi PS Kanit Samapta Sek Hawu Mehara AIPTU Agustinus Bengu, S.Pd., Banit Intelkam Sek Hawu Mehara BRIGPOL Arkadityan Grahasta Radja, Kaurmintu Sat Binmas AIPTU Damianus Eko, serta Banit Sat Binmas BRIPDA Adhitya Pandy.
Upacara bendera ini diikuti oleh kepala sekolah, para guru serta seluruh siswa dan siswi dari kedua sekolah yaitu SMP N 2 Hawu mehara dan SD Inpres Daieko.
Dalam amanatnya, Kapolsek Hawu Mehara menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para pelajar dan dewan guru. Ia menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan dan perilaku yang baik, tidak bolos sekolah, mematuhi tata tertib, serta menghormati guru dan orang tua sebagai bentuk karakter pelajar yang berintegritas.
Selain itu, para siswa juga diingatkan untuk menjauhi segala bentuk kekerasan seperti tawuran dan perundungan (bullying), serta menghindari penyalahgunaan minuman keras, narkoba, obat-obatan terlarang, maupun kebiasaan menghirup lem yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Kapolsek juga menyoroti pentingnya keamanan siber, dengan mengajak para pelajar untuk bijak menggunakan media sosial, tidak menyebarkan hoaks, serta tidak terlibat dalam praktik pornografi maupun cyberbullying. Para siswa turut diimbau agar selalu waspada terhadap orang asing guna mencegah tindak kejahatan seperti penculikan anak.
Tak kalah penting, seluruh warga sekolah diajak untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, serta segera melaporkan kepada pihak sekolah maupun aparat kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan.


