Personel Polsek Sabu Barat Amankan Ritual Adat Hole di Rumah Adat Namata

Personel Polsek Sabu Barat Amankan Ritual Adat Hole di Rumah Adat Namata

*Personel Polsek Sabu Barat Amankan Ritual Adat Hole di Rumah Adat Namata*

Sabu Raijua – Personel Polsek Sabu Barat melaksanakan pengamanan ritual adat _Hole_ di rumah adat Namata, Kelurahan Mebba, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, Kamis (16/04/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan dan tugas kepolisian kepada masyarakat. Mengingat ritual _Hole_ melibatkan banyak warga serta memiliki nilai sakral yang tinggi, pengamanan terpadu diperlukan untuk mencegah gangguan kamtibmas dan memastikan prosesi adat berjalan sesuai aturan yang berlaku.

*Tahap Persiapan*  
Sebelum kegiatan dimulai, Wakapolsek Sabu Barat yang diwakili IPTU Salim memimpin apel persiapan pengamanan. Dalam arahannya, ia menekankan agar seluruh personel bersikap santun, menghargai nilai budaya, serta berkomunikasi secara persuasif dengan warga. Personel juga berkoordinasi dengan panitia pelaksana, tokoh adat, dan perangkat desa untuk memetakan jalur kegiatan, titik rawan, dan aturan sakral yang harus dihormati. Pembagian personel dilakukan di beberapa titik pengamanan, pengawasan akses masuk-keluar, serta patroli di sekitar lokasi ritual.

*Tahap Pelaksanaan*  
Personel diterjunkan sejak persiapan tempat hingga penutupan acara. Mereka mengatur arus lalu lintas dan parkir kendaraan agar tidak menghambat akses warga, mengawasi ketertiban tanpa mengganggu jalannya prosesi sakral, serta melakukan pendekatan humanis kepada warga dan tamu guna menciptakan rasa aman dan nyaman. Setiap kendala teknis yang muncul ditangani dengan cepat dan cermat.

*Tahap Penyelesaian*  
Pengamanan berlangsung hingga seluruh rangkaian ritual selesai dan warga kembali ke tempat masing-masing dengan selamat. Setelah acara, personel bersama panitia dan tokoh adat melaksanakan evaluasi. Hasilnya, tidak terjadi insiden gangguan keamanan, keributan, maupun hal-hal yang mengganggu.

Kegiatan ini mempererat hubungan harmonis dan saling percaya antara Polri, tokoh adat, dan masyarakat. Nilai budaya dan kearifan lokal tetap terlindungi, sementara masyarakat menyampaikan apresiasi atas kehadiran personel Polri yang profesional, ramah, dan menghargai adat istiadat.

Pengamanan ritual adat _Hole_ ini menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga keamanan sekaligus melestarikan budaya daerah. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci terciptanya lingkungan yang damai dan kondusif.